📢 Klaim Promo Cuci AC Mobil 99 Ribu! Klik Disini

7 Penyebab Knocking pada Mesin Diesel di Mobil Anda

7 Penyebab Knocking pada Mesin Diesel di Mobil Anda

Mobil bermesin diesel masih cukup digemari di Indonesia, di tengah gempuran mobil listrik. Hal ini terlihat bagaimana mobil Avanza diesel masih banyak diburu meski dalam kondisi bekas.

Namun, ada satu permasalahan pada mesin mobil diesel yang cukup khas dan sering dikeluhkan penggunanya, yakni engine knocking pada mesin diesel.

Apa penyebab knocking pada mesin diesel mobil ini? Lalu bagaimana solusi jitu untuk bisa mengatasinya? Cari tahu selengkapnya di bawah ini!

Penyebab Knocking pada Mesin Diesel di Mobil

Knocking, yang ditandai dengan mesin mengeluarkan suara ‘jedug’, biasanya disebabkan oleh beberapa komponen yang berhubungan dengan sistem bahan bakar yang tidak berfungsi dengan baik, atau bisa jadi disebabkan oleh kualitas bahan bakar itu sendiri.

Berikut adalah beberapa komponen yang dapat menjadi penyebab knocking pada mesin diesel di mobil:

  1. Kualitas Bahan Bakar Buruk

Pada mesin diesel, proses pembakaran terjadi karena kombinasi dari panas yang dihasilkan oleh kompresi tinggi dan pengabutan bahan bakar yang tepat.

Namun, jika kualitas bahan bakar kurang baik, maka meski dengan suhu yang tinggi, bahan bakar bisa jadi sulit terbakar dan malah terbakar tidak tepat pada waktu yang ditentukan.

Hal ini berakibat pada pembakaran yang tidak sempurna, yang menjadi penyebab knocking pada mesin diesel di mobil.

Kualitas bahan bakar, khususnya solar, ditentukan oleh angka cetane bahan bakar itu sendiri dan juga kandungan yang ada dalam bahan bakar tersebut.

Angka cetane yang tinggi biasanya menandakan kualitas bahan bakar yang baik, yang akan mempengaruhi performa mesin secara keseluruhan.

  1. Temperatur Mesin Rendah

Selain bahan bakar, suhu mesin juga memegang peranan penting dalam proses pembakaran pada mesin diesel.

Pembakaran memerlukan suhu yang tinggi, dan pada akhir langkah kompresi, bahan bakar akan disemprotkan dalam bentuk kabut ke dalam ruang bakar.

Dengan temperatur yang tinggi, bahan bakar akan terbakar dengan baik. Sebaliknya, jika suhu mesin rendah, bahan bakar akan sulit terbakar.

Hal ini menghasilkan Ignition Delay yang panjang dan dapat menjadi penyebab knocking pada mesin diesel di mobil.

  1. Injektor yang Tidak Menyemprotkan dengan Baik

Bahan bakar yang disemprotkan kedalam ruang bakar melalui injektor. Agar bisa terbakar dengan baik, maka bahan bakar akan berbentuk kabut agar bisa bercampur dengan udara kompresi sehingga mudah terbakar.

Penyemprotan yang kurang baik ini bisa disebabkan karena beberapa hal :

  • Tekanan penyemprotan yang rendah (bahan bakar disemprotkan tidak tepat waktu)
  • Kerusakan pada needle valve atau pada valve body sehingga penyemprotan menjadi tidak baik

Dengan penyemprotan yang buruk maka bahan bakar akan sulit terbakar pada awal injeksi sehingga menimbulkan ignition delay yang panjang. Hal ini akan menjadi penyebab knocking pada mesin diesel di mobil.

  1. Injection Timing Tidak Tepat

Apa yang dimaksud dengan injection timing adalah saatnya bahan bakar diinjeksikan dari injektor ke ruang bakar.

Injection timing yang tepat akan menghasilkan saat pembakaran yang tepat pula, akan tetapi bila injection timing berubah sehingga tidak tepat, maka terjadi pembakaran tidak sempurna.

Bila injection timing disemprotkan lebih awal, maka bahan bakar tidak langsung terbakar karena saat itu temperatur ruang bakar masih lebih rendah.

Dengan demikian terjadi ignition delay dan menjadi faktor penyebab knocking pada mesin diesel di mobil.

  1. Ruang Bakar Penuh Kerak Karbon

Ruang bakar pada mesin diesel mempunyai pengaruh sangat besar terhadap pembakaran didalam ruang bakar. Karena disinilah tercipta tekanan kompresi yang tinggi.

Ruang bakar yang kotor karena kerak pembakaran akan mempengaruhi proses pencampuran yang homogen antara udara dan bahan bakar yang disemprotkan didalam ruang bakar.

Selain itu, ruang bakar yang mengalami kerusakan akan mempengaruhi kompresi pada ruang bakar sehingga bisa mempengaruhi temperaturnya.

Hal ini bisa menyebabkan ignition delay dan berefek jadi penyebab knocking pada mesin diesel di mobil.

Baca Juga: Mengapa Membersihkan Kerak Karbon Mesin Mobil Penting?

  1. Overflow Pipe Tersumbat

Overflow pipe memiliki peran penting dalam sistem bahan bakar mesin diesel. Saat bahan bakar disemprotkan oleh injektor ke ruang bakar, tidak semua bahan bakar yang disuplai oleh pompa injeksi akan disemprotkan ke ruang bakar.

Sebagian kecil akan kembali ke tangki bahan bakar melalui overflow pipe.

Jika terjadi kerusakan pada pipa ini, seperti tersumbat, hal ini bisa menyebabkan tekanan berlebih pada injektor.

Akibatnya, bisa terjadi tetesan pada injektor yang berpotensi menjadi penyebab knocking pada mesin diesel.

Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksa dan merawat kondisi overflow pipe agar selalu dalam kondisi baik.

  1. Timing Gear Salah Pasang

Timing gear memiliki peran penting dalam menggerakkan camshaft dan pompa injeksi agar seirama dengan poros engkol.

Waktu gerakan ini sudah diatur dengan perbandingan gigi yang tepat. Jika pemasangan timing gear salah, maka waktu pembakaran akan bergeser, hal ini bisa menyebabkan ignition delay dan jadi penyebab knocking pada mesin diesel di mobil.

Hal ini juga bisa terjadi pada mekanisme penggerak lain seperti timing belt dan timing chain. Oleh karena itu, penting untuk selalu memastikan pemasangan dan kondisi timing gear, timing belt, dan timing chain dalam kondisi baik dan tepat.

FAQ Seputar Knocking pada Mesin Diesel

1. Apakah jenis mesin diesel tertentu lebih rentan terhadap knocking daripada yang lain?

Meskipun semua mesin diesel punya potensi ngalamin knocking, tapi ada beberapa jenis yang memang lebih rentan, nih:

  • Mesin diesel generasi lama dengan sistem injeksi mekanis: Sistem ini kurang presisi dalam mengatur waktu dan jumlah semprotan bahan bakar, sehingga risiko knocking lebih tinggi.
  • Mesin diesel dengan rasio kompresi tinggi: Rasio kompresi tinggi memang bikin mesin lebih bertenaga, tapi di sisi lain juga meningkatkan suhu dan tekanan di ruang bakar, yang bisa memicu knocking. Contohnya, mesin diesel untuk truk dan alat berat yang butuh tenaga besar.
  • Mesin diesel yang sudah tua atau kurang terawat: Seiring pemakaian, komponen mesin bisa aus atau kotor. Ini bisa bikin proses pembakaran nggak optimal dan meningkatkan risiko knocking.

Nah, mesin diesel modern dengan teknologi common rail umumnya lebih tahan terhadap knocking. Soalnya, sistem injeksi bahan bakarnya lebih canggih dan presisi.

2. Apakah ada dampak jangka panjang pada mesin jika knocking dibiarkan terus menerus?

Duh, jangan sampai deh knocking dibiarin terus! Dampaknya bisa fatal buat mesin, lho. Bayangin aja ada ledakan-ledakan kecil di ruang bakar, pasti bikin komponen mesin cepet rusak.

Beberapa dampak jangka panjang knocking:

  • Kerusakan piston dan kepala silinder: Piston dan kepala silinder bisa retak, bolong, bahkan pecah karena tekanan berlebih akibat knocking.
  • Keausan bearing: Bearing yang bertugas mengurangi gesekan antar komponen bisa cepet aus karena getaran dan tekanan berlebih.
  • Kerusakan turbocharger: Turbocharger juga rentan rusak karena suhu ekstrem akibat knocking.
  • Penurunan performa mesin: Tenaga mesin bisa berkurang, tarikan jadi berat, dan konsumsi bahan bakar jadi boros.
  • Peningkatan emisi gas buang: Knocking bisa bikin pembakaran jadi nggak sempurna, sehingga emisi gas buang jadi lebih banyak dan mencemari lingkungan.

Pokoknya, kalau mesin dieselmu mulai bunyi “ngelitik”, segera periksa ke bengkel ya!

3. Apakah ada merek bahan bakar diesel tertentu yang direkomendasikan untuk mengurangi risiko knocking?

Yup! Kualitas bahan bakar itu ngaruh banget buat mencegah knocking. Pilih bahan bakar diesel dengan angka Cetane Number tinggi, minimal 51. Angka Cetane Number nunjukkin kualitas pembakaran solar. Semakin tinggi, pembakaran makin sempurna, risiko knocking makin rendah.

Beberapa merek bahan bakar diesel yang direkomendasikan:

  • Pertamina Dex: Punya Cetane Number di atas 53 dan aditif yang membersihkan mesin.
  • Shell V-Power Diesel: Diformulasikan khusus untuk mesin diesel modern dengan Cetane Number tinggi.
  • BP Ultimate Diesel: Mengandung teknologi Active Technology yang meningkatkan efisiensi dan performa mesin.

Selain itu, pastikan juga kamu beli bahan bakar di SPBU resmi ya, biar kualitasnya terjamin.

SHARE THIS POST​

Ingin Reservasi Sekarang?

Halo Domo Lovers 👋, reservasi sekarang juga untuk mendapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin ❤️

Artikel Terbaru