Pernah alami masalah kerusakan kepala silinder mobil di mobil kesayangan Anda? Bingung harus bagaimana untuk mengatasinya? Artikel ini punya jawabannya untuk Anda!
Dalam hiruk-pikuk aktivitas sehari-hari, kendaraan bermotor telah menjadi mitra tak tergantikan. Namun, seperti layaknya manusia, mobil juga bisa merasakan ‘sakit’.
Salah satu masalah serius yang sering dihadapi oleh para pemilik mobil adalah kerusakan pada kepala silinder. Tanpa penanganan yang tepat, masalah ini bisa berdampak fatal terhadap performa dan masa pakai mobil.
Melalui artikel ini, kita akan mengulas secara mendalam mengenai akar penyebab, efek buruk yang mungkin terjadi, serta solusi terbaik untuk mengatasi kerusakan kepala silinder mobil.
Daftar isi
Penyebab Kerusakan Kepala Silinder Mobil
Masalah kerusakan kepala silinder mobil bisa terjadi karena beberapa faktor, diantaranya sebagai berikut:
-
Overheating Mesin
Mesin yang bekerja dalam suhu ekstrem dapat menyebabkan kerusakan kepala silinder. Hal ini biasanya disebabkan oleh kurangnya sirkulasi pendinginan atau masalah pada sistem pendinginan itu sendiri.
-
Kualitas Bahan Bakar Rendah
Menggunakan bahan bakar berkualitas rendah atau terkontaminasi dapat menghasilkan kerak yang menumpuk pada kepala silinder, mengganggu proses pembakaran yang optimal.
Hal ini dapat berujung pada kerusakan kepala silinder mobil.
-
Oli Rendah Kualitasnya
Oli yang tidak memenuhi standar atau kualitas rendah dapat mengakibatkan gesekan berlebihan pada permukaan kepala silinder, mempercepat keausan yang akhirnya menjadi penyebab kerusakan kepala silinder mobil.
Baca Juga: 5 Ciri Oli Mobil Palsu yang Wajib Diperhatikan
-
Campuran Bahan Bakar dan Udara Tidak Seimbang
Campuran bahan bakar dan udara yang tidak seimbang dapat menghasilkan tekanan yang berlebihan di dalam ruang bakar, berpotensi menyebabkan kerusakan kepala silinder mobil.
-
Kondisi Radiator yang Buruk
Radiator yang tidak berfungsi dengan baik dapat mengakibatkan kenaikan suhu mesin secara drastis, berpotensi menyebabkan kerusakan kepala silinder mobil.
Efek Buruk Kerusakan Kepala Silinder Mobil
Masalah kerusakan kepala silinder mobil tak boleh Anda sepelekan, lho. Karena ada beberapa efek buruk yang bisa ditimbulkannya, seperti:
-
Penurunan Performa Mesin
Kepala silinder yang mengalami masalah dapat mengakibatkan penurunan tenaga mesin, akselerasi yang lambat, serta performa mobil yang tidak optimal.
-
Konsumsi Bahan Bakar Meningkat
Mobil dengan kepala silinder rusak cenderung menghabiskan lebih banyak bahan bakar untuk mencapai hasil yang sama, mengurangi efisiensi bahan bakar secara keseluruhan.
-
Emisi Gas Buang Berlebihan
Kerusakan pada kepala silinder dapat menyebabkan peningkatan emisi gas buang yang berdampak pada lingkungan dan emisi berbahaya.
-
Kerusakan Berantai pada Komponen Lain
Jika tidak segera diatasi, kerusakan pada kepala silinder dapat menyebar dan merusak komponen lain dalam mesin, memperparah masalah secara keseluruhan.
Solusi Kerusakan Kepala Silinder Mobil
Meski punya efek yang cukup ‘mengkhawatirkan’, bukan berarti masalah ini tak punya solusinya. Jika mobil Anda mengalami masalah kerusakan kepala silinder, inilah beberapa kiat yang bisa Anda lakukan:
-
Perawatan Berkala yang Ketat
Melakukan perawatan berkala seperti penggantian oli sesuai jadwal dan inspeksi sistem pendinginan adalah langkah penting untuk mencegah situasi yang dapat memicu kerusakan kepala silinder mobil.
-
Pemilihan Bahan Bakar Berkualitas
Selalu gunakan bahan bakar berkualitas baik dan hindari mengisi bahan bakar di tempat yang meragukan.
-
Monitoring Suhu Mesin
Rutin periksa komponen pendinginan seperti radiator, kipas penghisap udara, dan thermostat untuk menjaga suhu mesin dalam rentang yang aman.
-
Penggunaan Oli yang Tepat
Pastikan Anda menggunakan oli mesin yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan dan mengikuti jadwal pergantian yang direkomendasikan.
Oli 9 Circle dari Dokter Mobil adalah pilihan paling tepat untuk Anda gunakan dalam mencegah kerusakan kepala silinder mobil.
Oli 9 Circle secara khusus diproduksi di Jerman dengan meningkatkan nilai TBN-nya (Total Based Number), sehingga oli bisa tahan di suhu tinggi. Cocok untuk iklim tropis Indonesia.
Selain nilai TBN yang tinggi, oli 9 Circle juga memiliki kandungan LOW SAPS (sulfated ash, phosphorus, and sulfur) yang lebih minim emisi.
Oli 9 Circle juga cocok untuk beragam jenis mobil, baik mobil bermesin diesel hingga bermesin bensin.
Tertarik untuk coba oli 9 Circle agar performa mobil Anda selalu paripurna dan cegah kerusakan kepala silinder mobil? Anda bisa langsung pesan dengan cara hubungi via WhatsApp di sini.
Atau Anda juga bisa dapatkan langsung oli 9 Circle di cabang bengkel mobil terdekat di kota Anda.
-
Perbaikan oleh Profesional
Jika Anda mencurigai adanya masalah pada kepala silinder, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan mekanik berpengalaman. Mereka dapat melakukan pemeriksaan mendalam dan perbaikan yang diperlukan.
FAQ seputar Kerusakan Kepala Silinder Mobil
1. Bagaimana cara mendeteksi kerusakan kepala silinder sejak dini, sebelum gejala yang lebih parah muncul?
Mendeteksi kerusakan kepala silinder sejak dini itu penting biar bisa langsung ditangani dan nggak bikin kerusakan yang lebih parah. Sayangnya, gejala awalnya emang agak sulit dikenali. Tapi, kamu bisa coba perhatiin hal-hal ini:
- Periksa air radiator secara rutin: Kalau air radiator cepat berkurang padahal nggak ada kebocoran yang terlihat, bisa jadi ada rembesan di kepala silinder.
- Perhatikan suara mesin: Kalau ada suara ngelitik atau suara “mendesis” yang nggak biasa dari area kepala silinder, itu bisa jadi tanda awal kerusakan.
- Cek kondisi oli mesin: Kalau oli mesin terlihat keruh atau bercampur air, segera bawa mobil kamu ke bengkel untuk dicek.
- Rasakan performa mesin: Kalau mesin terasa kurang bertenaga, boros bahan bakar, atau susah distarter, bisa jadi ada masalah di kepala silinder.
2. Apakah kerusakan kepala silinder bisa diperbaiki, atau harus diganti dengan yang baru?
Tergantung seberapa parah kerusakannya, sih.
- Kalau cuma retak rambut atau sedikit melengkung, biasanya masih bisa diperbaiki dengan cara di-skur atau di-welding.
- Tapi, kalau kerusakannya udah parah, kayak pecah atau keropos, mending diganti baru aja deh biar lebih aman dan awet.
3. Berapa kisaran biaya untuk memperbaiki atau mengganti kepala silinder mobil?
Kalau soal biaya sih susah ngasih angka pastinya. Soalnya, tergantung sama jenis mobil, tipe mesin, dan seberapa parah kerusakannya.
- Buat perbaikan kepala silinder, mungkin butuh biaya sekitar beberapa ratus ribu sampai satu juta rupiah.
- Kalau ganti baru, harganya bisa lebih mahal lagi, bisa sampai jutaan rupiah.
Mending kamu tanya langsung ke bengkel aja deh buat dapetin estimasi biaya yang lebih akurat.
4. Apakah ada jenis atau merek kepala silinder tertentu yang lebih awet dan tahan lama?
Sebenarnya sih kepala silinder bawaan mobil itu udah dirancang cukup awet, ya. Tapi, kalau kamu mau ganti baru, bisa pertimbangkan kepala silinder OEM (Original Equipment Manufacturer) atau merek-merek aftermarket yang udah terkenal kualitasnya.
Misalnya, untuk mobil Jepang, merek yang cukup bagus itu kayak AISIN atau TP. Tapi, pastikan kamu beli di toko onderdil yang terpercaya ya, biar dapet barang asli.
5. Selain yang disebutkan di artikel, apakah ada faktor lain yang bisa menyebabkan kerusakan kepala silinder, misalnya faktor usia pakai atau kebiasaan penggunaan?
Betul banget! Usia pakai dan kebiasaan penggunaan juga berpengaruh pada keawetan kepala silinder.
- Semakin tua mobil, kinerja komponen mesin pasti menurun, termasuk kepala silinder.
- Kebiasaan ngegas mobil secara mendadak saat mesin masih dingin, jarang ganti oli, atau pakai bahan bakar yang nggak sesuai juga bisa mempercepat kerusakan kepala silinder.