📢 Klaim Promo Cuci AC Mobil 99 Ribu! Klik Disini

10 Penyebab Kompresi Mobil Hilang, Yuk Dicek!

Penyebab Kompresi Mobil Hilang

Pada saat mobil mengalami masalah dengan kompresi mobil hilang, hal ini dapat menjadi sumber frustrasi dan kekhawatiran bagi para pemilik mobil. Masalah ini dapat mengakibatkan performa mesin yang menurun, konsumsi bahan bakar yang tidak efisien, dan bahkan kerusakan mesin yang lebih serius.

Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan beberapa penyebab umum mengapa kompresi mobil dapat hilang, serta memberikan beberapa solusi yang mungkin dapat membantu Anda mengatasi masalah ini.

Penyebab Kompresi Mobil Hilang

Masalah hilangnya kompresi pada mobil dapat menjadi masalah yang memengaruhi performa dan efisiensi mesin.

Kompresi yang hilang dapat mengakibatkan penurunan tenaga, konsumsi bahan bakar yang tidak efisien, dan bahkan kerusakan lebih lanjut pada komponen mesin. Berikut ini adalah beberapa penyebab kompresi mobil hilang:

  1. Ausnya Ring Piston

Salah satu penyebab utama kompresi mobil hilang adalah ausnya ring piston atau cincin piston. Ring piston berfungsi untuk menjaga tekanan kompresi di dalam ruang bakar mesin. Jika ring piston aus atau rusak, tekanan kompresi dapat bocor dan menyebabkan hilangnya kompresi.

Biasanya, ausnya ring piston terjadi akibat penggunaan mobil dalam jangka waktu yang lama tanpa perawatan yang memadai.

Jika ring piston aus, solusi terbaik adalah mengganti ring piston yang rusak dengan yang baru. Anda juga dapat melakukan perawatan rutin seperti mengganti oli secara teratur dan memastikan mesin tetap terjaga suhu kerjanya yang normal.

  1. Klep yang Rusak

Klep atau valve pada mesin mobil berfungsi untuk mengatur aliran bahan bakar dan udara ke dalam ruang bakar.

Jika klep mengalami kerusakan, seperti bengkok atau terkelupas, tekanan kompresi dapat bocor dan menyebabkan kompresi mobil hilang.

Jika klep rusak, Anda perlu mengganti klep yang rusak dengan yang baru. Perawatan yang baik seperti mengganti oli dan filter secara rutin juga dapat membantu mencegah kerusakan klep.

  1. Kebocoran Cylinder Head Gasket

Cylinder head gasket adalah segel yang menutupi antara blok mesin dan kepala silinder. Gasket ini mencegah kebocoran kompresi dan pendinginan yang ada di dalam mesin.

Jika gasket ini rusak atau bocor, tekanan kompresi dapat bocor dan menyebabkan kompresi mobil hilang.

Jika cylinder head gasket bocor, gasket tersebut perlu diganti. Sebaiknya perbaikan ini dilakukan oleh mekanik yang berpengalaman untuk memastikan pemasangan yang benar dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

  1. Kerusakan pada Piston atau Cylinder

Kerusakan pada piston atau cylinder dapat menyebabkan hilangnya kompresi. Contohnya adalah retak pada piston atau cylinder yang dapat mengakibatkan kompresi mobil hilang.

Jika terdapat kerusakan pada piston atau cylinder, perbaikan yang paling umum adalah penggantian piston atau cylinder yang rusak. Pastikan untuk melakukan perawatan rutin seperti mengganti oli secara teratur agar komponen tersebut tetap berfungsi dengan baik.

  1. Penyumbatan pada Saluran Masuk Udara

Penyumbatan pada saluran masuk udara, seperti pada filter udara yang kotor atau terblokir, dapat mengganggu aliran udara yang masuk ke ruang bakar. Hal ini dapat menyebabkan tekanan kompresi yang tidak optimal dan kompresi mobil hilang.

Bersihkan atau ganti filter udara secara teratur untuk mencegah penyumbatan. Pastikan juga untuk memeriksa dan membersihkan saluran udara lainnya yang mungkin terkena kotoran atau debu.

  1. Penyumbatan pada Saluran Buang

Penyumbatan pada saluran buang juga dapat menyebabkan kompresi mobil hilang. Sisa-sisa pembakaran yang menumpuk di saluran buang dapat menghambat aliran gas buang, sehingga tekanan kompresi tidak optimal.

Bersihkan saluran buang secara teratur untuk mencegah penyumbatan. Pastikan juga untuk melakukan perawatan rutin pada sistem knalpot, seperti mengganti knalpot yang rusak atau bocor.

  1. Penurunan Tekanan Kompresi Mesin

Penurunan umum dalam tekanan kompresi mesin dapat terjadi seiring berjalannya waktu. Hal ini dapat disebabkan oleh faktor-faktor seperti keausan bagian-bagian mesin, penumpukan kotoran, atau penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai.

Lakukan perawatan rutin pada mobil, termasuk mengganti oli secara teratur, membersihkan bagian-bagian mesin yang kotor, dan menggunakan bahan bakar berkualitas baik.

  1. Overheating Mesin

Pemanasan berlebihan atau overheating mesin dapat merusak beberapa komponen mesin, termasuk piston, cylinder, dan klep. Kerusakan pada komponen-komponen ini dapat menyebabkan kompresi mobil hilang.

Pastikan mesin mobil tidak mengalami overheating dengan menjaga suhu kerja mesin yang normal. Periksa sistem pendinginan secara rutin dan pastikan tidak ada kebocoran pada sistem tersebut.

Baca Juga: Mesin Mobil Overheat: Penyebab hingga Solusinya

  1. Penggunaan Bahan Bakar yang Buruk

Penggunaan bahan bakar yang buruk atau tidak sesuai dengan spesifikasi mobil dapat menyebabkan masalah pada mesin, termasuk kompresi mobil hilang.

Gunakan bahan bakar yang berkualitas baik dan sesuai dengan rekomendasi pabrikan mobil. Hindari menggunakan bahan bakar yang sudah terlalu lama disimpan atau bahan bakar yang dicampur dengan air atau kontaminan lainnya.

  1. Masalah pada Sistem Ignition

Masalah pada sistem pengapian, seperti busi yang rusak atau ignition coil yang tidak berfungsi dengan baik, dapat mengganggu proses pembakaran di dalam ruang bakar. Hal ini dapat menyebabkan hilangnya kompresi.

Periksa dan pastikan sistem pengapian mobil berfungsi dengan baik. Ganti busi yang rusak atau komponen lainnya yang mengalami masalah.

FAQs Kompresi Mobil Hilang

1. Bagaimana cara mencegah terjadinya keausan pada ring piston, klep, dan dinding silinder?

Nah, ini penting banget buat jaga performa mesin mobil kamu tetap optimal. Keausan komponen-komponen itu memang nggak bisa dihindari, tapi bisa banget diperlambat kok. Caranya gimana?

  1. Rajin ganti oli: Ini kunci utama! Oli mesin itu ibarat darah buat mesin mobil. Ganti oli secara teratur sesuai rekomendasi di buku manual mobil kamu. Pakai juga oli yang berkualitas dan sesuai spesifikasi mesin ya. Oli yang bagus bikin mesin lebih terlumasi dan mengurangi gesekan yang bisa menyebabkan keausan.
  2. Panaskan mesin: Sebelum jalan, panasin mesin dulu sebentar. Ini biar oli sempat bersirkulasi dengan baik dan melumasi seluruh komponen mesin.
  3. Hindari ngebut atau beban berlebih: Nyetir dengan agresif atau bawa beban terlalu berat bikin kerja mesin lebih keras, sehingga mempercepat keausan komponen.
  4. Perhatikan suhu mesin: Jaga suhu mesin tetap ideal. Overheating bisa bikin komponen mesin, termasuk ring piston, klep, dan dinding silinder, cepat aus. Pastikan sistem pendingin mobil kamu berfungsi dengan baik ya.

2. Apa tanda-tanda awal kompresi mobil mulai bermasalah, selain yang sudah disebutkan di artikel?

Selain tenaga mesin berkurang dan boros bahan bakar, ada beberapa tanda awal lain yang bisa kamu perhatikan, nih:

  • Suara mesin kasar: Kalau suara mesin mobil kamu terdengar lebih kasar dari biasanya, bisa jadi itu tanda awal kompresi mulai bermasalah.
  • Asap knalpot berwarna putih: Asap putih yang keluar dari knalpot, terutama saat mesin dipanaskan, bisa jadi indikasi oli ikut terbakar di ruang bakar akibat ring piston yang aus.
  • Mobil susah distarter: Mesin yang susah dihidupkan, terutama di pagi hari, juga bisa jadi tanda kompresi lemah.

3. Bagaimana cara mengukur kompresi mesin mobil sendiri di rumah?

Untuk ngukur kompresi mesin, kamu butuh alat khusus yang namanya compression tester. Alat ini bisa kamu beli di toko perkakas atau online.

Cara pakainya cukup mudah kok, nanti di compression tester-nya juga ada petunjuknya. Tapi, kalau kamu nggak yakin, mending bawa aja ke bengkel. Biar mekanik yang lebih ahli yang ngecek.

4. Berapa kisaran biaya untuk memperbaiki kompresi mesin yang hilang, misalnya untuk mengganti ring piston atau memperbaiki klep?

Biaya perbaikan kompresi mesin cukup bervariasi, tergantung seberapa parah kerusakannya dan jenis mobil kamu.

  • Ganti ring piston: Biaya ganti ring piston bisa jutaan, tergantung jenis mobil dan bengkelnya.
  • Perbaikan klep: Untuk perbaikan klep, biayanya mungkin sekitar ratusan ribu sampai Rp 2 jutaan lebih.

Ingat ya, ini cuma perkiraan kasar aja. Sebaiknya kamu langsung tanya ke bengkel untuk mendapatkan estimasi biaya yang lebih akurat.

5. Apakah ada jenis oli mesin tertentu yang direkomendasikan untuk mencegah hilangnya kompresi?

Sebenarnya nggak ada jenis oli khusus yang dibuat untuk mencegah hilangnya kompresi. Yang penting, kamu pakai oli yang sesuai spesifikasi mesin mobil kamu dan ganti oli secara teratur.

Biasanya di buku manual mobil ada rekomendasi jenis oli yang cocok. Kamu juga bisa konsultasi ke mekanik atau ke toko oli untuk mendapatkan rekomendasi oli yang tepat.

SHARE THIS POST​

Ingin Reservasi Sekarang?

Halo Domo Lovers 👋, reservasi sekarang juga untuk mendapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin ❤️

Artikel Terbaru