Kebutuhan mobilitas harian Anda ditunjang oleh mobil diesel dan sedang cari-cari info seputar cara merawat mobil diesel?
Mobil diesel dikenal dengan efisiensinya dalam penggunaan bahan bakar dan ketahanan mesinnya yang luar biasa.
Namun, untuk memastikan performa yang optimal dan masa pakai yang panjang, perawatan yang tepat dan teratur adalah kunci.
Dalam artikel ini, kami akan membahas secara detail cara merawat mobil diesel, termasuk tips praktis yang bisa Anda terapkan sehari-hari.
Daftar isi
Cara Merawat Mobil Diesel
Ada banyak hal yang perlu diperhatikan, ini beberapa cara merawat mobil diesel yang bisa Anda lakukan:
-
Menggunakan Bahan Bakar yang Sesuai
Pemilihan bahan bakar merupakan aspek krusial dalam cara merawat mobil diesel.
Bahan bakar dengan kualitas yang tidak sesuai dapat menyebabkan berbagai masalah serius.
Bahan bakar diesel yang baik harus memiliki kandungan sulfur rendah.
Sulfur tinggi dalam bahan bakar bisa menyebabkan penumpukan residu yang berakibat pada penggumpalan dan kerusakan pada filter.
Ini juga dapat mengurangi efisiensi pembakaran dan meningkatkan emisi gas buang.
Lebih lanjut, penggunaan bahan bakar berkualitas buruk dapat merusak sistem injeksi bahan bakar.
Sistem injeksi yang rusak akan mengurangi performa mesin dan efisiensi bahan bakar, serta meningkatkan biaya perawatan.
Sistem injeksi yang tidak berfungsi dengan baik juga dapat menyebabkan mesin menjadi lebih berat saat dinyalakan, terutama di pagi hari atau saat suhu rendah.
Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu menggunakan bahan bakar diesel yang disarankan oleh pabrikan mobil Anda.
Selalu cek rekomendasi jenis bahan bakar dalam manual mobil dan pastikan untuk mengisinya di stasiun bahan bakar yang terpercaya.
Ini bukan hanya akan membantu menjaga kinerja mesin tetap optimal, tetapi juga memperpanjang umur mesin.
-
Cek Filter Solar
Filter solar atau filter bahan bakar diesel adalah komponen penting yang menjaga kebersihan bahan bakar sebelum masuk ke mesin.
Filter ini bertugas menyaring kotoran, debu, dan partikel lain yang bisa masuk ke dalam bahan bakar selama penyimpanan atau pengisian.
Jika filter ini tersumbat atau rusak, kotoran tersebut bisa masuk ke dalam mesin, yang dapat menyebabkan kerusakan serius.
Penting untuk memeriksa dan membersihkan filter solar secara rutin untuk cara merawat mobil diesel.
Sebuah filter solar yang bersih memastikan bahwa hanya bahan bakar bersih yang masuk ke sistem injeksi.
Ini vital untuk menjaga efisiensi pembakaran dan menghindari kerusakan pada komponen mesin lainnya.
Pembersihan dan penggantian filter harus dilakukan sesuai dengan petunjuk pabrikan atau berdasarkan jadwal servis.
Selain menjaga kebersihannya, periksa apakah ada tanda-tanda keausan atau kerusakan pada filter.
Jika filter menunjukkan tanda-tanda kerusakan, segera gantilah dengan yang baru.
Perawatan teratur pada filter solar tidak hanya memperpanjang umur mesin, tetapi juga membantu dalam menjaga performa kendaraan.
-
Membersihkan Filter Udara
Filter udara pada mobil diesel memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan mesin.
Filter udara bertanggung jawab untuk menyaring kotoran, debu, dan partikel asing lainnya dari udara yang masuk ke mesin.
Udara yang bersih esensial untuk proses pembakaran yang efisien.
Jika filter udara kotor atau tersumbat, ini dapat mengurangi aliran udara ke mesin, yang menyebabkan penurunan performa dan efisiensi bahan bakar.
Membersihkan filter udara dan menggantinya secara rutin adalah langkah penting dalam cara merawat mobil diesel.
Periksa filter udara secara berkala dan bersihkan atau gantilah jika diperlukan.
Frekuensi pembersihan atau penggantian filter udara tergantung pada kondisi berkendara Anda.
Jika Anda sering berkendara di area yang berdebu atau kotor, Anda mungkin perlu membersihkan filter lebih sering.
Penggantian filter udara yang kotor dengan yang baru dapat membuat perbedaan yang signifikan dalam kinerja mobil.
Filter udara yang bersih memastikan bahwa mesin mendapatkan jumlah udara yang tepat untuk pembakaran yang efisien.
Ini tidak hanya meningkatkan performa mesin tetapi juga membantu dalam menghemat bahan bakar.
Baca Juga: Tips & Trik Menjaga Performa Mobil Tetap Luar Biasa
-
Memeriksa Water Sedimenter
Water sedimenter pada kendaraan diesel memegang peranan penting dalam menjaga kebersihan bahan bakar dengan memisahkan air yang mungkin bercampur di dalamnya.
Air dalam bahan bakar diesel bisa sangat merusak, karena dapat menyebabkan korosi pada komponen internal mesin dan mengganggu proses pembakaran.
Ini juga bisa menyebabkan pembekuan pada saluran bahan bakar di cuaca dingin, yang menghambat aliran bahan bakar ke mesin.
Pentingnya memeriksa water sedimenter tidak bisa diabaikan dalam cara merawat mobil diesel.
Proses pemeriksaan ini melibatkan pengosongan air yang telah terkumpul di dalam water sedimenter.
Biasanya, terdapat sebuah katup di bagian bawah water sedimenter yang bisa dibuka untuk mengeluarkan air.
Proses ini harus dilakukan secara berkala, sesuai dengan rekomendasi pabrikan atau ketika terlihat adanya air dalam sedimenter.
Selain pengosongan air, periksa kondisi fisik dari water sedimenter itu sendiri.
Pastikan tidak ada retakan atau kerusakan yang bisa menyebabkan kebocoran atau masuknya partikel asing ke dalam sistem bahan bakar.
Pemeliharaan yang baik pada water sedimenter akan membantu menjaga kualitas bahan bakar yang mengalir ke mesin dan mengurangi risiko kerusakan pada komponen mesin lainnya.
-
Memanaskan Mesin Sebelum Berjalan
Pemanasan mesin sebelum berkendara adalah langkah penting, terutama pada mobil diesel.
Proses ini memungkinkan oli mesin untuk mengalir dan melumasi semua bagian mesin dengan baik sebelum beban kerja diberikan.
Hal ini sangat penting di cuaca dingin, di mana oli cenderung mengental dan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengalir.
Pemanasan mesin sebelum berjalan juga memberikan kesempatan bagi komponen mesin untuk mencapai suhu operasional yang optimal.
Ini membantu dalam mengurangi keausan karena gesekan yang terjadi saat mesin masih dingin.
Idealnya, mesin harus diidupkan dan dibiarkan idle selama sekitar satu menit.
Ini tidak hanya baik untuk mesin, tetapi juga sistem lain seperti sistem pembakaran dan turbocharger.
Selain itu, pemanasan mesin juga memberikan kesempatan untuk memeriksa apakah ada masalah atau suara yang tidak biasa dari mesin.
Ini bisa menjadi indikasi awal adanya masalah yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.
Memperhatikan mesin saat pemanasan adalah bagian penting dari perawatan preventif.
-
Periksa dan Ganti Oli Mesin
Oli mesin berperan vital dalam melindungi dan menjaga mesin diesel.
Oli mesin bertugas melumasi komponen mesin, mengurangi gesekan dan keausan, serta membantu mendinginkan mesin dengan membawa panas dari bagian mesin yang panas ke bagian yang lebih dingin.
Oleh karena itu, menjaga kualitas dan jumlah oli mesin sangat penting.
Periksa level oli mesin secara teratur dengan menggunakan dipstick.
Pastikan oli berada pada level yang tepat – tidak terlalu penuh dan tidak terlalu rendah.
Oli mesin yang terlalu penuh atau terlalu rendah bisa menyebabkan masalah, seperti kebocoran oli atau tidak cukupnya pelumasan pada komponen mesin.
Juga, periksa kualitas oli, jika warnanya gelap atau terlihat kotor, mungkin sudah waktunya untuk menggantinya.
Penggantian oli mesin harus dilakukan sesuai dengan jadwal yang direkomendasikan oleh pabrikan.
Menggunakan oli mesin yang sesuai spesifikasi juga sangat penting.
Oli yang salah bisa mengurangi efektivitasnya dalam melindungi mesin.
Pilih oli mesin yang sesuai dengan tipe mesin diesel Anda dan kondisi berkendara, contohnya dengan oli 9Circle dari Dokter Mobil yang cocok untuk mobil mesin diesel hingga mesin bensin.
-
Jangan Langsung Mematikan Mesin
Langkah penting terakhir dalam cara merawat mobil diesel adalah tidak langsung mematikan mesin setelah berkendara.
Setelah berjalan, mesin diesel dan khususnya komponen seperti turbocharger menjadi sangat panas.
Mematikan mesin secara langsung dapat menyebabkan panas yang tinggi ini terjebak di dalam mesin, yang bisa merusak komponen mesin.
Beri mesin waktu sekitar satu menit untuk mendinginkan secara bertahap sebelum mematikannya.
Proses ini sangat penting untuk kendaraan yang dilengkapi dengan turbocharger.
Turbocharger yang masih panas membutuhkan aliran oli untuk mendinginkan dan melumasi.
Mematikan mesin secara tiba-tiba dapat menghentikan aliran oli, meninggalkan turbocharger tanpa pelumasan dan pendinginan yang cukup, yang dapat menyebabkan kerusakan.
Selain itu, membiarkan mesin idle sebelum mematikannya membantu dalam mengurangi tekanan pada mesin.
Ini memungkinkan mesin untuk kembali ke kondisi normalnya dengan lebih halus, mengurangi keausan pada komponen mesin dan memperpanjang umur mesin.
Dari sekian cara merawat mobil diesel di atas, pastikan juga untuk rutin lakukan service tune up mobil secara berkala.
Salah satu service tune up mobil dengan kualitas terbaik yang banyak dipercaya oleh para pengguna mobil di Indonesia adalah tune up Jet Clean di Dokter Mobil, dengan berbagai keunggulan seperti:
Untuk dapatkan service tune up Jet Clean dalam cara merawat mobil diesel Anda, Anda bisa langsung hubungi dan kunjungi cabang-cabang Dokter Mobil terdekat di bawah ini:
[tablesome table_id=”31587″ show_serial_number_column=”0″ search=”1″ hide_table_header=”0″ sorting=”1″ filters=”0″ page_limit=”6″]