Posted by sukses besar Uncategorized

Penyebab Mobil Grand Livina Kurang Tenaga

Mobil matic khususnya Grand Livina memang lebih mudah dikendarai daripada mobil manual, karena mobil matic menggunakan transmisi otomatis. Sayangnya ketika berada dalam tanjakan, mobil matic terkadang jadi tidak bertenaga. Ada beberapa penyebab yang menyebabkan mobil matic tidak bertenaga.

Permasalahan mobil matic yang kehilangan tenaga sering kali membuat kita bingung, terlebih jika kita tidak begitu memahami masalah mesin dan hal lainnya yang menyangkut mobil. Akhirnya, ketika ada kerusakan pada mobil kita langsung membawanya ke bengkel.

Sebagai pengendara mobil matic kita wajib mengetahui kemampuan mobil yang sedang kita kendarai. Jangan sampai kita panik ketika mengalami sebuah permasalahan. Supaya kita tidak terlalu buta dengan permasalahan mobil matic, kita perlu mengetahui mengenai mesin, dan hal-hal yang ada di mobil.

Ada Beberapa Penyebab Mobil Matic Tidak Bertenaga Serta Cara Mengatasinya :

  1. Ukuran Ban

Penyebab mobil matic kurang bertenaga yang pertama yaitu karena ukuran ban. Kondisi ban ternyata cukup berpengaruh terhadap tenaga yang dikeluarkan oleh mobil. Saat mobil menjadi lebih berat saat menanjak, mungkin bisa karena faktor ban yang berdiameter besar. Ban dengan ukuran besar memang meningkatkan kecepatan maksimum mobil dan mobil pun terlihat lebih gagah. Namun, kelemahannya saat kondisi jalan menanjak, hal ini akan menyebabkan mobil tidak bertenaga.

Sebaiknya sesuaikan ban dengan besaran mobil. Meskipun ban mobil diameternya kecil namun akan menjadi tangguh ketika menanjak. Tetapi, tetap perlu berhati-hati  saat melintasi jalan yang rusak, berbatuan, ataupun bergelombang karena jarak mobil dan tanah semakin pendek, sehingga mobil ataupun mesin mobil sangat mudah menyentuh tanah.

  1. Perhatikan spesifikasi mesin

Yang kedua yaitu mesin mobil. Mesin mobil juga memiliki peran yang sangat penting, agar mobil bertenaga di tanjakan. Torsi mesin mobil pun harus cukup dengan ukuran mobil, apabila torsi kecil, otomatis mobil tidak akan mampu membawa beban dalam keadaan menanjak. Sayangnya, permasalahan torsi ini sulit dibenahi ataupun tidak bisa diganti, kecuali mengganti mesin dengan mobil yang lebih betenaga. Namun, hal ini juga perlu diperhatikan dengan saksama, karena memiliki resiko terhadap usia pemakaian mesin. 

  1. Kapasitas Mobil Terlalu Penuh

Kapasitas mobil yang terlalu berlebihan, seperti terlalu banyak penumpang dalam sebuah mobil bisa mempengaruhi kemampuan mobil. Semakin banyak kapasitas atau bobot mobil, hal ini tentunya membuat tenaga mobil berkurang dan mengakibatkan mobil susah menanjak.

Kapasitas mobil yang penuh, artinya ada banyak penumpang dalam sebuah mobil dapat mempengaruhi kemampuan mobil. Semakin banyak kapasitas atau bobot mobil, akan semakin berkurang tenaganya dan mengakibatkan mobil susah menanjak.

Perbandingan rasio torsi dengan berat mobil harus berbanding 1:10. Artinya, jika torsi mobil sekitar 100 Nm, maka berat mobil saat diisi penumpang tidak bisa lebih dari 1.000 kg. Apabila di bawah 10 perbandingannya, maka mobil dapat bertenaga kuat. Namun ketika melebihi kapasitas, membawa mobil pun akan terasa berat dan kurang bertenaga.

  1. Pengaruh Sistem Penggerak

Alangkah baiknya, sebelum mengendarai mobil, kita juga perlu memahami karakter dari sistem penggerak mobil. Yaitu seperti, penggerak roda depan tidak lebih baik jika dibandingkan dengan penggerak roda belakang. Ada beberapa spesifikasi penggerak mobil yang bagus ketika berada di jalan yang menanjak, licin, ataupun berbatuan.

Pada mobil matic, ada beberapa jenis sistem penggerak, seperti AT/Step AT, CVT, DCT (Dual Clutch Transmission). Transmisi ini bergantung pada ukuran mobil. Pembagian hal ini perlu dilakukan karena adanya beberapa fungsi yang berbeda dari setiap mobil. Yaitu, dari sisi torsi, kecepatan putar mesin dan konsumsi BBM.

  1. Adanya Kerusakan Pada Mesin

Mesin merupakan salah satu bagian penting dari mobil, sebagai pemilik mobil kita perlu memperhatikan kesehatan mobil tersebut. Jangan sampai mobil milik kita kehilangan tenaga saat berkendara di jalan menanjak, karena kerusakan pada mesin. Untuk mendeteksi kualitas mesin, lihatlah knalpot mobil, apakah berasap atau tidak. Apabila knalpot berasap, berarti ada bagian yang bocor pada ruang bakar, baik silinder bermasalah atau rumah silinder baret. Hal seperti inilah yang mengakibatkan mobil kehilangan kekuatan untuk menanjak.

  1. Pahami Mobil Matic Saat Menanjak

Sistem transmisi otomatis pada mobil matic memang sulit dijalankan ketika dalam jalanan tanjakan. Mobil transmisi matic ini memang lebih nyaman ketika berada di jalan perkotaan. Namun, bukan berarti mobil matic tidak bisa menanjak, ada triknya agar mobil matic dapat berjalan saat berada di tanjakan.

Oleh karena itu, dari penyebab mobil tidak bisa menanjak di atas, agar mobil mengeluarkan tenaga, lakukanlah hal – hal berikut ini, yaitu :

  • Perkecil diameter roda, baik velg dan ban.
  • Lakukan modifikasi pada final geer ratio.
  • Kurangi beban rasio torsi dengan perbandingan 1:10, agar mobil mudah berjalan ketika sedang menanjak dan beban tidak terlalu berat.

Demikianlah beberapa solusi mengatasi penyebab Grand Livina kurang tenaga sehingga bermasalah ketika ada di jalanan menanjak. Semoga informasi yang kami berikan ini bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca.

Baca juga : Penyebab mesin mobil Grand Livina bergetar

Tags:

About Author